UMP, Sebuah Kajian Analitis Kedepan

 

Tahun 2013 merupakan tahun dimana para buruh mendapatkan semangat & spirit baru karena kenaikan upah yang didukung oleh legalisasi dan di sisi yang lain para pengusaha kelabakan & menjerit karena pengupahan yang sangat menyita perhatiannya.
 
Sudah sedemikian banyak kajian teori ekonomi dan bisnis yang diajukan untuk permasalahan UMP ini, namun sepertinya data-data tersebut tidak cukup membuat kita menyadari akan sejauh-mana pengupahan tersebut berakhirnya.
 
Jika kita analisa UMP DKI dari tahun 2004 hingga 2013 maka kita akan memperoleh hasil seperti tabel dibawah ini :
 
 
 
dengan data yang memiliki anomali pada tahun 2013 sehingga berbentuk exponential. Jika data tahun 2013 ini dihilangkan maka hasilnya cenderung ke linier. Kenaikan rata-rata UMP = 11,01%.
 
Tentunya kenaikan UMP ini juga sangat terkait dengan kondisi inflasi di Indonesia. Inflasi di Indonesia pada tahun 2003-1012 mengalami fluktuatif sinusoidal meskipun cenderung tingkat inflasi Indonesia terus menurun. Hal ini dapat kita lihat pada tabel dibawah ini :
 
 
 
Pada umumnya, semakin maju sebuah negara, maka tingkat inflasinya akan semakin rendah. Karena Indonesia masih dianggap negara berkembang (atau terbelakang...?) maka tingkat inflasinya cukup tinggi. Hal ini dapat dilihat kenaikan inflasi Indonesia rata-rata (periode 2003-2012) = 9,86%. Jika dibandingkan dengan kenaikan UMP, maka terlihat bahwa kenikan inflasi masih dibawah kenaikan UMP. Tentunya memang hal ini tidak bisa dibandingkan begitu saja karena cakupan inflasi adalah Indonesia sedangkan UMP disini hanya UMP DKI (disini sampel diambil dari DKI dan diasumsikan merepresentasikan).
 
Dari hasil ini tentunya kenaikan UMP lebih tinggi dari Inflasi dan patutlah disyukuri bahwa para pengusaha kita mampu melakukan eksekusi budgeting terhadap kenaikan ini. Jika kita mau melihat lebih jauh lagi maka kita bisa melakukan forecast / perkiraan kasar terhadap berapa UMP di tahun yang akan datang berdasarkan data-data yang ada ?
 
Kita akan memprediksi berapa taksiran UMP yang akan membebani pengusaha pada tahun ke N yang bisa dilihat pada tabel dibawah ini :
 
 
 
Tabel diatas memberikan ilustrasi kenaikan UMP jika mengalami kenaikan sebesar 5% - 40% dan kenaikan sebesar rata-rata Inflasi Indonesia (9,86%). Dari hasil analisa tersebut, jika kita mengasumsikan kenaikan UMP adalah sama seperti kenaikan rata-rata Inflasi Indonesia, maka upah buruh DKI pada tahun 2020 akan menjadi = +/- Rp. 4.3 juta dan pada tahun 2030 = +/- Rp. 11 jt. Cukup fantastis, meskipun hal ini masih berupa paparan matematis, namun bisa menjadi kajian sederhana.
 
 
Tentunya ilustrasi sederhana ini bermaksud untuk menambah wawasan & pengetahuan bagi para pekerja & pengusaha yang mana :
 
1. Pekerja dapat memprediksi pengupahan minimal yang akan diterima pada kurun waktu tertentu.
 
2. Pekerja & Serikat Pekerja / Serikat Buruh dapat memprediksi "Nilai Kepantasan & Kelayakan UMP" dalam kurun waktu tertentu sehingga tidak gegabah dalam mengajukan permintaan kenaikan upah.
 
3. Pekerja / Buruh dapat belajar melakukan evaluasi terhadap kinerja pengusaha dengan memprediksi dengan hitungan ekonomi sesuai dengan kondisi internal organisasi dan kondisi di Indonesia (Buruh / Pekerja Indonesia harus cerdas & berwawasan enterpreneur).
 
4. Pengusaha dapat memperkirakan "Kelayakan melakukan Investasi" di Indonesia pada periode tertentu atau dapat mempertimbangkan apakah masih layak jika berusaha di Indonesia dengan melakukan budgeting terhadap compensation & benefit sehingga target organisasi tercapai.
 
5. Pengusaha harus melakukan man power planning yang akurat & sistematik sehingga kerugian finansial karena manpower dapat dihindari.
 
6. Pengusaha dapat memperkirakan kelayakan jumlah man power yang ada dengan melakukan analisa beban kerja (workload analysis) terhadap seluruh job description yang ada di organisasi untuk memaksimalkan kinerja dan meminimumkan jumlah tenaga kerja yang ada agar sesuai dengan perkiraan budget pada waktu awal investasi.
 
 
Semoga bermanfaat
Widhi Setyo Kusumo
Praktisi & Konsultan SDM

Add comment


Security code
Refresh

Additional information